Laman Gagasan

SUARA PEMUDA

Ruang aspirasi pemuda dataran tinggi

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
16:19 WITA

Salah satu jalan menuju kemandirian ekonomi anak muda, khususnya di dataran tinggi Gowa, adalah bisnis produk digital.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
23:26 WITA

Cela perbuatannya…
tapi didik orangnya.

Sebab jika kau mencela perbuatannya,
lalu membenci orangnya…

lantas bagaimana caranya
ia bisa kembali
ke jalan yang benar?

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:42 WITA

Pada dasarnya, action-lah yang bisa mengubah arah kita seperti apa.

Sebab sehebat apa pun kita berkata,
jika tidak berjalan (action),
maka mustahil sampai tujuan.

Syadir Ali

0

Azis Tompo

BONTOLEMPANGAN
08:38 WITA

Work hard in silence. Let your Success make the noise.
"Bekerja keraslah dalam diam. Biarkan kesuksesanmu yang bersuara"

1

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
05:51 WITA

Jurnalis tidak boleh berat sebelah, apalagi berpihak pada kepentingan pribadi. Ia harus tegak pada kebenaran.

Penting sekali melakukan konfirmasi, verifikasi, dan keberimbangan informasi...

Tidak sedang menulis, kemudian membangun opini pribadi untuk menyerang pribadi seseorang...

Jadilah jurnalis…
tapi bijaklah.

Kebebasan pers memang terjamin,
tapi pahami aturan kebebasannya...

Syadir Ali

1

Agues Sanriank

BONTOLEMPANGAN
17:32 WITA

Pemimpin yang baik setidaknya dapat mengeluarkan karakter inisiatif dari seseorang.

3

Supriadi

BONTOLEMPANGAN
12:48 WITA

Teruslah Berjuang walaupun badai selalu menerjan

2

Azis Tompo

BONTOLEMPANGAN
12:43 WITA

Jangan pernah menyerah dalam belajar, karena pohon besar pun bermula dari biji kecil.

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
11:38 WITA

Pemuda adalah generasi penerus bangsa…
maka integritas bukan sekadar pilihan,
tetapi pondasi yang harus dijaga.

— Syadir Ali

2

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
05:31 WITA

Pengusaha itu harus konsisten, fokus pada satu bidang yang ia tekuni, pelajari, dalami, dan jadi ahli di dalamnya...

Tidak lompat kiri kanan, seolah ingin mencoba semuanya...

Padahal, jika ia melakukan itu bukan hanya tidak punya arah, tapi juga tujuannya tidak jelas...

Maka dari itu, konsisten adalah kunci untuk membuka pintu keberhasilan.

Syadir Ali
Penulis dan pengusaha.

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
17:28 WITA

Hari ini marak sekali kasus akun WA di-hack, kemudian pelaku melakukan permintaan dana kepada kontak yang terdaftar.

Sebenarnya, ini akibat kelalaian pengguna sendiri.
Kelalaian kita telah memberikan kode OTP kepada pihak lain.

Hanya saja…
sering kali kita lebih percaya pada penipu
daripada orang yang mengingatkan.

Contohnya OMC misalnya,
aplikasi investasi bodong, skema Ponzi…

Sudah diingatkan berulang kali,
tapi masih saja melakukan investasi,
mengajak,
dan menjalankannya.

Ini adalah gambaran sederhana
bahwa manusia sering kali tidak ingin diingatkan,
tidak ingin dinasihati,
dan memilih disadarkan oleh keadaan.

— Syadir Ali
Penulis dan Pengamat Media Sosial

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
22:17 WITA

Segalanya akan lebih baik…
jika setiap pemimpin tahu apa tanggung jawabnya,
tahu apa yang harus dilakukan,
dan tidak bingung harus berbuat apa saat menjalankan amanahnya.

Jika ada warga yang tidak mampu…
ia tahu harus apa.

Ia paham sistem.
Ia paham masalah.
Dan ia mampu menghadirkan solusi.

Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
22:11 WITA

Segalanya akan lebih baik…
jika setiap pemimpin tahu apa tanggung jawabnya,
dan tahu apa yang harus dilakukan.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:53 WITA

Sekeras apa pun kita memaksakan diri dalam menumpuk pencapaian…
pada akhirnya, yang benar-benar kita cari hanyalah ketenangan.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:54 WITA

Aturan bisa saja sudah bagus, bahkan sangat bagus. Namun kesalahannya seringkali terjadi pada siapa yang menjalankannya.

Makanya amanah itu tidak mudah, tanggung jawab juga tidak mudah,
apalagi menjaga integritas di tengah maraknya tipu daya.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:54 WITA

Aturan bisa saja sudah bagus, bahkan sangat bagus. Namun kesalahannya seringkali terjadi pada siapa yang menjalankannya.

Makanya amanah itu tidak mudah, tanggung jawab juga tidak mudah,
apalagi menjaga integritas di tengah maraknya tipu daya.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:54 WITA

Aturan bisa saja sudah bagus, bahkan sangat bagus. Namun kesalahannya seringkali terjadi pada siapa yang menjalankannya.

Makanya amanah itu tidak mudah, tanggung jawab juga tidak mudah,
apalagi menjaga integritas di tengah maraknya tipu daya.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:54 WITA

Aturan bisa saja sudah bagus, bahkan sangat bagus. Namun kesalahannya seringkali terjadi pada siapa yang menjalankannya.

Makanya amanah itu tidak mudah, tanggung jawab juga tidak mudah,
apalagi menjaga integritas di tengah maraknya tipu daya.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:54 WITA

Menahan diri untuk tidak berkomentar
pada hal yang tidak kita pahami, adalah sikap bijak dan keputusan yang tepat.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:53 WITA

Katakanlah tidak tahu,
atau diam pada persoalan yang tidak kau pahami.

Itu jauh lebih baik,
daripada harus menanggapi sesuatu
yang sebenarnya tidak kau mengerti.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:52 WITA

Kau merasa dirimu benar,
padahal itu hanya sebatas pengakuan semata.

Benar atau tidaknya sesuatu,
perlu diuji.

Sebagaimana seseorang mengaku beriman,
maka Allah berfirman:

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan berkata, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji?”
(QS. Al-‘Ankabut: 2)

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:51 WITA

Nasihat itu seringkali disampaikan bukan hanya untuk orang lain,
tapi untuk diri sendiri,
dari pengalaman yang pernah dilalui.

Semakin bijak penyampaiannya,
maka pengalaman penulis jauh lebih berat dari itu.

Meski seringkali orang menyebutnya sok bijak,
itu persepsi mereka.

Mereka tidak sadar,
bahwa penulis pernah terjatuh,
pernah gagal,
pernah dikhianati,
pernah mengalami banyak hal dalam hidupnya.

Dan tulisannya bukan tentang siapa bijak,
atau sok bijak,
tapi ia sedang menyampaikan apa yang pernah ia alami,
dalam rangkai kalimat yang seringkali disalahpahami.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:51 WITA

Nasihat itu seringkali disampaikan bukan hanya untuk orang lain,
tapi untuk diri sendiri,
dari pengalaman yang pernah dilalui.

Semakin bijak penyampaiannya,
maka pengalaman penulis jauh lebih berat dari itu.

Meski seringkali orang menyebutnya sok bijak,
itu persepsi mereka.

Mereka tidak sadar,
bahwa penulis pernah terjatuh,
pernah gagal,
pernah dikhianati,
pernah mengalami banyak hal dalam hidupnya.

Dan tulisannya bukan tentang siapa bijak,
atau sok bijak,
tapi ia sedang menyampaikan apa yang pernah ia alami,
dalam rangkai kalimat yang seringkali disalahpahami.

— Syadir Ali

0

Syadir Ali

BONTOLEMPANGAN
21:49 WITA

Hal yang baik, yang berjalan di atas petunjuk dan aturan, patut diapresiasi. Sedangkan yang keluar dari koridor tersebut, perlu dievaluasi demi perbaikan dan tanggung jawab bersama.

— Syadir Ali

0